Surabaya,Sorotpos.com – Pemerintah Kota Surabaya menggelar Musyawarah Kelurahan (Muskel) serentak di 153 kelurahan pada Selasa, 15 September 2026, guna memverifikasi dan memutakhirkan data penerima bantuan sosial agar tepat sasaran bagi keluarga miskin ekstrem di Kota Pahlawan.
Langkah ini melibatkan jajaran aparatur kelurahan, ketua RT, ketua RW, serta Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK). Forum ini bertugas menyisir kembali daftar keluarga miskin (gamis) dan pra-miskin langsung dari tingkat rukun tetangga.
Verifikasi Lapangan Bersama Pengurus RT dan RW
Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya menyatakan bahwa forum Muskel menjadi kunci transparansi bantuan sosial. Pengurus lingkungan paling memahami kondisi ekonomi riil setiap warga di wilayahnya.
Melalui forum musyawarah ini, nama penerima yang sudah meninggal, berpindah domisili keluar kota, atau status ekonominya meningkat akan langsung dicoret dari daftar usulan. Sebaliknya, warga rentan yang belum terdata dapat diusulkan masuk ke dalam sistem intervensi pemerintah kota.
Jaminan Ketepatan Anggaran bagi Warga Kota
Kebijakan ini memberikan kepastian bagi warga berpenghasilan rendah di perkampungan padat Surabaya. Pemutakhiran data yang akurat mencegah tumpang tindih maupun salah sasaran dalam penyaluran jaring pengaman sosial.
Berbagai intervensi perlindungan sosial bergantung pada keabsahan data Muskel ini. Program tersebut mencakup bantuan permakanan lansia, beasiswa Pemuda Tangguh, jaminan kesehatan semesta (UHC), hingga pelatihan padat karya di rumah padat karya kelurahan.
Pengawasan Publik dan Saluran Pengaduan
Hasil verifikasi dari setiap kelurahan akan dipublikasikan di papan pengumuman balai RW dan kantor kelurahan agar warga dapat ikut mengawasi secara terbuka.
Bagi warga Surabaya yang menemukan ketidaksesuaian data atau bantuan yang tidak tepat sasaran, Pemkot Surabaya menyediakan layanan aduan melalui aplikasi WargaKu Surabaya atau menghubungi Command Center 112.(Red/sorotpos)


Comment