Atap Kelas Ambruk, Siswa SDN 3 Wonorejo Tulungagung Bergantian Belajar di Tenda BPBD

TULUNGAGUNG,Sorotpos.com – Puluhan siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Wonorejo, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung, terpaksa menjalani kegiatan belajar-mengajar di dalam tenda darurat. Kondisi ini terjadi menyusul ambruknya atap bangunan ruang kelas yang selama ini difungsikan pihak sekolah untuk aktivitas pembelajaran.

Peristiwa ambruknya atap tersebut terjadi pada Senin (17/8/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Sebelum bantuan tenda didirikan di halaman sekolah, para siswa sempat menumpang belajar di musala demi menjaga proses pendidikan tetap berjalan.

Sistem Bergantian di Tenda Berukuran 4×6 Meter

Kepala SDN 3 Wonorejo, Indah Dwilistiana, menjelaskan bahwa bangunan yang runtuh aslinya merupakan perumahan dinas kepala sekolah yang dialihfungsikan menjadi ruang kelas lantaran pihak sekolah kekurangan ruang belajar.

Untuk memastikan keselamatan siswa, pihak sekolah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung guna mendirikan tenda darurat berukuran 4×6 meter di halaman sekolah. Karena kapasitas tenda terbatas, sistem pembelajaran diterapkan secara bergantian.

“Siswa kelas 2 sebanyak 15 anak menempati tenda mulai pukul 07.00 hingga 10.00 WIB. Selanjutnya, giliran 10 siswa kelas 4 masuk pukul 10.15 sampai 12.30 WIB. Sementara siswa kelas 3 kami pindahkan ke ruang kelas lain yang lebih luas,” ungkap Indah, Jumat (28/8/2026).

Kendala Status Aset, RKB Baru Ditargetkan 2027

Menanggapi insiden tersebut, Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Tulungagung, Dwi Teguh Prasetyo, menyatakan bahwa SDN 3 Wonorejo sebenarnya sudah masuk dalam agenda revitalisasi tahun 2026. Namun, bangunan yang runtuh memiliki kendala administratif karena status pencatatan asetnya masih terdaftar sebagai rumah dinas.

Dinas Pendidikan memastikan proses pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) permanen baru dapat dialokasikan pada tahun anggaran 2027 setelah prosedur penghapusan aset lama tuntas dilakukan.(Red/sorotpos)

Comment