Massa Daerah Kepung Jakarta, Polisi Siagakan Pengamanan Ketat Jelang Demo RUU Perampasan Aset

JAKARTA, sorotpos.com — Gelombang massa dari berbagai aliansi masyarakat sipil dan daerah mulai memasuki Ibu Kota Jakarta untuk mengepung Gedung DPR RI pada Kamis besok. Ratusan demonstran melakukan mobilisasi besar-besaran hari ini, Rabu, 26 Agustus 2026, demi mendesak parlemen segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset Koruptor. Menanggapi ancaman kelumpuhan jalur protokol, aparat kepolisian langsung menyiagakan ribuan personel gabungan dan skema rekayasa lalu lintas ketat di sekitar kawasan Senayan.

Sudut Pandang Massa: “Kami Datang Menuntut Hak Rakyat yang Dijarah”

Tekad bulat disuarakan oleh para pendemo yang datang jauh-jauh dari luar provinsi DKI Jakarta. Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) bersama jaringan mahasiswa mengonfirmasi bahwa armada bus mereka telah bergerak melintasi jalur Pantura menuju ibu kota. Bagi massa aksi, janji DPR RI yang hanya menargetkan pengesahan RUU pada Desember 2026 dinilai terlalu lama dan sarat akan kompromi politik . berwisata. Kami menuntut hak rakyat yang dijarah koruptor segera dikembalikan lewat undang-undang tegas,” ujar koordinator lapangan aksi saat dikonfirmasi perjalanannya. Massa menegaskan bahwa aksi esok hari merupakan gerakan moral murni yang lahir dari rasa frustrasi publik terhadap lambatnya pemberantasan korupsi di tanah air.

Antisipasi Kepolisian: Ribuan Personel Gabungan Amankan Jalur Protokol

Di sisi lain, Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) tidak mau kecolongan dalam menjaga stabilitas keamanan objek vital negara. Antisipasi dini telah disiapkan secara matang guna mengawal jalannya penyampaian pendapat di muka umum agar tetap kondusif.

Ribuan personel gabungan TNI, Polri, dan unsur Pemerintah Daerah disiagakan di titik-titik rawan sekitar Gedung DPR/MPR RI. Korps Bhayangkara juga menyiapkan kendaraan taktis, pembatas kawat berduri, serta menyusun skema pengalihan arus lalu lintas secara situasional pada ruas Jalan Jenderal Gatot Subroto demi mencegah kemacetan total.

“Kami menghormati hak setiap warga negara untuk berdemonstrasi. Namun, kami meminta massa aksi tetap tertib, tidak anarkis, dan mematuhi batas waktu sesuai aturan,” tegas perwakilan Humas Polda Metro Jaya di Jakarta, Rabu (26/8/2026). Polisi mengimbau para pengguna jalan untuk mencari rute alternatif guna menghindari kawasan Senayan sepanjang hari esok. (Red/sorotpos)

Comment